Masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-144 Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu, Perhimpunan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang menggelar ‘Pandeglang Food Festival’ 2018 di Dermaga Teluk Labuan, Sabtu (28/4/2018).
Beberapa kegiatan digelar dalam materi terakhir prosesi HUT ke-144 Kabupaten Pandeglang yang mengusung tema ‘Citra Kuliner Tanpa Batas’ ini.
Di antaranya ; penanaman pohon, rampak bedug, debus, lomba membuat otak-otak tingkat SMA dan umum hingga yang paling spektakuler adalah pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pembuatan otak-otak terpanjang berbentuk angka 144 yang menghabiskan daging ikan hingga mencapai tiga kuintal atau 300 Kilogram.
Penanaman pohon, dilakukan oleh perwakilan Bupati Pandeglang, Asda Pandeglang, Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, TNI, PHRI dan lurah.
Sementara penonton dihibur oleh penampilan semarak rampak bedug dan debus, lomba membuat panganan lokal otak-otak tingkat sekolah dan umum digelar.
Di tingkat sekolah, dua peserta berasal dari SMKN 1 Pandeglang sedangkan dua peserta lainya masing-masing dari SMK dan SMA Baitul Hamdi. Pada lomba tingkat umum, sebanyak 30 peserta dari warga sekitar berkompetisi memperebutkan juara.
Semuanya tampak serius dan memperhatikan betul kriteria penilaian yaitu rasa, kreativitas dan inovasi. Hadiah lomba, berupa uang tunai dan voucher menginap.
Tampil sebagai primadona acara, pemecahan rekor MURI pembuatan otak-otak terpanjang yang berbentuk angka 144. Otak-otak yang dibuat oleh Asosiasi Chef Indonesia itu disebut menghabiskai pelengkapnya. Ada saus merah, saus hijau dan saus kacang.

Dikatakan Deputi Kementerian Pariwisata Tim Pokja IT untuk Percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Ibu Ida Irawati, Pandeglang merupakan wilayah potesial pariwisata.
“Dari 100 agenda dalam kalender event pariwisata, KEK Tanjung Lesung didaulat menjadi salah satu penyelenggara. Hal ini menunjukan bahwa Pandeglang mampu menjadi destinasi menarik bagi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Kami dari Kementerian Pariwisata akan terus mendukung. Begitupun dengan masyarakat sekitar yang harus ikut mendukung dengan menjaga kebersihan dan ketertiban,” katanya.
