Pandeglang Food Festival 2018, Ajang Promosikan Wisata Kuliner Khas Banten

678
Foto: Ayun Makhzun

Pandeglang, Banten – Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Provinsi Banten, ikut serta dalam memeriahkan acara Pandeglang Food Festival 2018, yang di laksanakan di Dermaga Teluk Labuan-Pandeglang, Sabtu (28/04/2018).

Dalam acara ini, Genpi Banten mengemban tugas untuk mengexspose berbagai rangkaian acara yang dilangsungkan dalam acara Pandeglang Food Festival 2018 tersebut.

Ketua Genpi Banten Nisaul Hasanah mengatakan, melihat Potensi wisata kuliner di Provinsi Banten jika dikembangkan secara serius, dapat menarik wisatawan lokal maupun asing. Salah satunya adalah gelaran Pandeglang Food Festival 2018 yang menyajikan makanan khas Banten.

Acara ini sangat menakjubkan, karena peran masyarakat sekitar sangat antusias akan olahan ikan lokal yang dijadikan otak-otak sehingga dapat menjadi magnet kunjungan wisatawan.

“Acaranya sangat luar biasa menakjubkan, masyarakat berbondong – bondong mendatangi acara ini semuanya sangat berantusias, pangan lokal yang berbahan dasar ikan ini (otak-otak) bisa menjadi magnet untuk menarik dan meningkatkan kunjungan wisatawan,”terang Nisa.

acara yang mengusung tema “Citra Kuliner Tanpa Batas” tersebut turut di hadiri oleh, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, Ketua Genpi Banten Nisaul Hasanah, Asda III, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang.

“Pandeglang Food Festival 2018 ini merupakan moment untuk mempromosikan destinasi wisata kuliner Khas Banten khususnya kuliner Pandeglang, ini merupakan potensi yang sangat luar biasa, untuk itu teman-teman Genpi hadir dan ikut memeriahkan acara tersebut, selain itu mereka memiliki tugas untuk mengupdate berbagai rangkaian acara ini, agar masyarakat di luar sana bisa mengenal kuliner Khas Pandeglang” ungkap Eneng dalam arahannya, di Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, Sabtu (28/04/2018).

Eneng juga mengapresiasi kegiatan Pandeglang Food Festival 2018 yang menghadirkan kuliner lokal khas Pandeglang serta memanfaatkan ikan menjadi sebuah makanan yang tak kalah lezatnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eneng berharap agar kegiatan ini dapat dijadikan nilai tambah, salah satu hal yang wajib dilakukan oleh masyarakat sekitar adalah senantiasa menjaga keindahaan destinasi wisata agar wisatawan yang datang merasa nyaman ketika berkunjung.

“Kita berharap masyarakat Pandeglang bisa mempersiapkan diri, dengan menjaga sapta pesona salah satu kebersihan lingkungan destinasi, kalau turis melihat kotor nanti kapok untuk datang lagi,” tegasnya.

Selain itu Eneng juga sangat mengapresiasi rencana PHRI Kabupaten Pandeglang yang akan menjadikan Teluk Labuan sebagai Kampung Otak-otak.

“Rencana yang cukup bagus saya sangat mengapresiasi, kedepan ini bisa menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Pandeglang,”Kata Eneng.

Hal tersebut di benarkan oleh Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang widiasmanto, pihaknya menjadi inisiator dalam menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada di Teluk-Labuan ini, untuk menjadi salah satu tujuan destinasi wisata kuliner baru yaitu Kampung Otak-otak.

“Untuk melihat potensi yang ada di teluk, kami berusaha menginisiasi dan memotivasi masyarakat agar bisa lebih memanfaatkan peluang untuk di jadikan nilai tambah perekonomian masyarakat, akan lebih maksimal lagi kalo teluk ini di jadikan Kampung otak-otak,”kata Widiasmanto.

Selain perlombaan kuliner dalam acara tersebut juga di laksanakan penanaman pohon dan donor darah.

Kegiatan tersebut di dukung oleh Kemenpar, Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Banten, Dispar Provinsi Banten, Genpi Banten, Dispar Kabupaten Pandeglang, karangtaruna pokdarwis desa teluk dan Masyarakat setempat.

Acara ini di inisiasi oleh PHRI Kabupaten Pandeglang, untuk memotivasi masyarakat agar dapat mamanfaatkan peluang serta dapat mandiri secara finansial yang bersumber dari pangan lokal otak – otak.

Kontributor: Aldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here