SERANG, Dinas Pariwisata provinsi Banten mengadakan Pelatihan Dasar Fotografi dengan tema “Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif” yang bertempat di Sanghyang Resort Indah. Pelatihan ini diikuti oleh SAKA Pariwisata, Tim Pers dan perwakilan anggota Genpi Banten. Senin (11/02/2019)

Adapun diadakan kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membantu membangkitkan potensi usaha pedagang. Agar membantu membangkitkan potensi wisata Banten pasca tsunami yang disebarkan melalui media sosial untuk menarik pengunjung kembali.

Pak Yahyo selaku PWI (Persatuan Pariwisata Indonesia) juga mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menyatukan pemikiran agar menyajikan informasi kepada masyarakat dengan berita harapan, maksudnya berita yang harapan disini yaitu berita yang dicari serta diharapkan realitasnya.

“Bagaimana cara wartawan mengangkat berita, mewawancarai narasumber dan berita yang diangkatpun harus berbau harapan tetapi tidak menutupi fakta selain itu juga harus memiliki rasa nasionalisme sehingga dapat menyatakan bahwa Selat Sunda telah aman” ujarnya pada Sabtu (11/02/2019).

Antusias para peserta dalam kegiatan tersebut sangat tinggi, dibuktikan dengan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut salah satunya diisi dengan kegiatan Famtrip yang diadakan di Titik Nol Kilometer Anyer, Kabupaten Serang. Di Titik Nol Kilometer pembangunan Anyer – Panarukan para peserta mendapatkan informasi tentang sejarah Titik Nol KM Anyer-Panarukan.

Di kawasan Anyer kita dapat menyaksikan menara tua yang disebut Mercusuar Anyer. Berlokasi di Desa Cikoneng, Kampung Bojong memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Di lokasi inilah berdiri mercusuar setinggi 75.5 meter  yang dibangun pada tahun 1885 pada masa Raja Willem III. Di komplek inilah juga berdiri Ikon wisata yaitu Mercusuar Anyer yang didirikan pada masa kolonial Belanda.

Lokasi ini sekarang dijadikan kawasan objek wisata yaitu pantai mercusuar Anyer. Dalam sejarahnya bangunan mercusuar yang ada sekarang ini merupakan pengganti dari mercusuar Anyer sebelumnya yang hancur pada tahun 1883 akibat letusan Gunung Krakatau.

Mercusuaranyer yang lama didirikan pada tahun 1806. Pada bagian puncaknya terdapat lampu yang berfungsi untuk penunjuk kapal-kapal yang melintasi perairan Laut Banten bagian utara.

Pesona Mercusuar Cikoneng tidak hanya bangunannya saja yang menjulang tinggi. Menjelang sore, menjadi saat yang pas untuk menikmati mercusuar. Dari sini kita dapat menyaksikan matahari perlahan-lahan tenggelam di sebelah timur dengan warna-warna yang cantik.

Sehingga keindahan Pantai Mercusuar ini tidak diragukan lagi oleh para wisatawan. Suasana laut yang tenang dan biru menambah eksotisnya keindahan Pantai Mercusuar Anyer. Deburan ombak yang tenang dan sejuknya semilir angin membawa kedamaian.

Selain berwisata, disini juga kita bisa mendapatkan pengatahuan sejarah tentang Banten khususnya Anyer. Senin (red/11/02/2019) (OMNAFR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here