Lebak – Event SEBA BADUY 2019 masuk dalam event CoE (Calender of Event) pariwisata, acara tersebut berlangsung dimulai dari hari Senin 29 April – 5 Mei 2019.
Acara yang sakral ini sudah menjadi kebudayaan atau adat orang Baduy bertemu bupati Lebak untuk menyerahkan hasil panen mereka. Sebelum itu mereka melakukan tradisi kawalu selama 3 bulan, kawalu adalah Baduy dalam yang tidak boleh dikunjungi oleh orang luar atau parawisatawan.
Pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karna dalam rangkaian Event Seba Baduy ada Eco Travel yaitu MUNGGAHAN BARI SEBA yang bertemakan “Eco Travel Write and Ride”, maksud mengambil tema tersebut agar mereka bisa menulis tentang event ini dan mereka menuju Museum Multatuli menggunakan andong.
Para travel bisa mengikuti acara Event Seba Baduy ini dengan paket murah yang disediakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten.
Munggahan Bari Seba para travel dari luar Banten berjumlah 40 orang berasal dari Jabodetabek, para Eco Travel menggunakan KRL dari stasiun Tanah abang Jakarta sampai stasiun Rangkasbitung. Meeting point sekitar jam 7 pagi di stasiun Tanah Abang keberangkatan KRL pukul 07.30 wib sampai distasiun rangkasbitung sekitar pukul 09.40 WIB, setelah mereka sampai dilanjutkan mereka menggunakan andong dari stasiun menuju Museum Multatuli.
Para Eco Travel disambut dan dibuka langsung oleh ibu kadispar provinsi Banten dan bapak Kadis kabupaten Lebak. Para travel diarahkan untuk Explore Museum, explore rumah batik dan membatik bersama, setelah itu para Eco Travel bersiap-siap menyambut orang Baduy.
Kadispar provinsi Banten Eneng Nurcahyati menjelaskan, “bahwa kunjungan ini sebagai bagian dari mempromosikan pariwisata Indonesia dan pariwisata dibanten khususnya dilebak hadir pada proses tradisi Seba Baduy yang hanya ada di provinsi Banten tidak ada didunia mana juga” dan ibu kadispar pun memberikan pin sebagai simbolis.
Disaat membatikpun dijelaskan teknik cara membatik dan prosesnya, dan ada 12 motif batik khas Lebak yaitu : Sawarna, sadulur, angklung buhun, pare sapocong, kalimaya, kahuripan baduy, serentaun, caruluk saruntuy, leuit sijimat, dan terakhir Lebak bertauhid. Budi doremi pun turut hadir memeriahkan acara Seba Baduy dan ikut serta hadir diacara para Eco Travel disaat membatik.
Pada saat acara berlangsung para Eco Travel membuat tulisan untuk dilombakan, karna GenPI Banten mengadakan lomba tulisan via IG dan Facebook dan langsung diumumkan usai mengikuti acara prosesi jalan orang baduy karna setelah maghrib mereka harus menuju stasiun untuk pulang. (Yulfi)
