Kirab Api Obor mengelilingi destinasi yang ada di Provinsi Banten

Kamis 9/8, Torch Relay Asian Games 2018 akan melewati beberapa tempat di Indonesia. Tujuan dari Toch Relay keliling Indonesia sendiri yaitu sebagai ajang sosialisasi ASIAN GAMES 2018 kepada masyarakat, mempromosikan destinasi pariwisata, seni budaya serta potensi lainnya.

Banten mendapatkan bagian kunjungan dari Torch Relay Asian Games 2018 dan juga menjadi daerah venue untuk penthatlon. Banten dikenal sebagai wilayah yang memiliki banyak daya tarik yang eksotis bagi wisatawan, berdasarkan keunikan sumber daya alam dengan branding Banten 7 Wonders.

Api Obor Asian Games akan melintasi Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Serang serta akan disambut dengan ragam aktivitas seni budaya oleh pemerintah daerah kabupaten atau kota yang terlintasi. Adapun rute yang akan dilewati yaitu, Pelabuhan Merak, Landmark Kota Cilegon, Rumah Dinas Walikota Cilegon, BMW Citra Garden, Danau TasiKardi, Stadion Maulana Yusuf Serang , Museum Negeri Provisi Banten.

Kota Cilegon dikenal sebagai Kota industri, dan sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja, mengingat kota ini merupakan kota penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Kota Cilegon sendiri memilki sebuah icon yang sudah terkenal, dengan Landmarknya yang berlokasi di Bunderan Simpang Tiga Jalan SA. Tirtayasa, Kec Purwakarta. Ini bagian dari identitas yang mencerminkan karakteristik Cilegon sebagai Kota Industri, Kota Pelabuhan, Kota Religi, serta gambaran Gunung Krakatau sebagai penopangnya.

Selanjutnya, Torch Relay telah menyusuri Kawasan Keraton Kesultanan Banten yang ketenarannya tidak diragukan lagi, lokasi yang berada di Kota Serang, banyak wisatawan yang sudah mengunjungi destinasi wisata sejarah yang masih kental dengan nuansa religinya. Keraton Kesultanan Banten adalah situs peninggalan sejarah sisa-sisa kejayaan Kesultanan Banten di masa lampau.

Dalam revitalisasi kawasan Kesultanan Banten dipastikan tidak akan mengubah nilai-nilai budaya maupun identitas icon Provinsi Banten tersebut. Revitalisasi yang dilakukan Provinsi Banten di kawasan ini, diharapkan dalam kurun waktu 2 tahun akan menjadi destinasi yang mendunia. Ujar Gubernur Banten.

Kabupaten Tangerang kali ini akan menjadi tuan rumah Modern Penthatlon Asian Games 2018 yang akan dipertandingkan pada tanggal 31 Agustus dan 01 September 2018 di APM Tigaraksa. Cabang olahraga ini menggabungkan lima cabang olahraga menjadi satu, yakni anggar, renang, berkuda, lari dan menembak. Sebanyak 18 atlet putra dari 9 Negara, dan 16 atlet putri dari 8 Negara akan terlibat memperebutkan dua medali emas. Dua atlet putra dan putri telah menyiapkan dan sudah menjalani pelatnas di APM Tigaraksa sejak beberapa bulan yang lalu.

Pemerintah Provinsi Banten sudah siap menjadi tuan rumah cabang olahraga modern pentathlon Asian Games 2018, dengan persiapan yang sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, “Banten pun sudah siap, dalam menyambut Api Obor Asian Games 2018, kesempatan ini akan dimanfaatkan dengan baik sebagai ajang promosi pariwisata” tambah Kadispar Banten Eneng Nurcahyati.

“Tentu untuk memperkenalkan budaya, destinasi wisata, dan kuliner Banten. Banten memiliki branding Banten 7 Wonders, sebagai salah satu motivasi untuk seluruh masyarakat Banten untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatwan ke Banten”. Lanjutnya .

Dalam kedatangan Api Obor Asian Games 2018, Banten telah mempersiapkan segala hal, baik itu dari media promosinya ataupun hal lainnya.
Kedatangan rombongan Torch Relay dari Pulau Sumatera atau Provinsi Lampung datang dari Dermaga 2 Pelabuhan Merak pada tanggal 9 Agustus 2018 pukul 08.30 WIB, dengan kapal KMP BATU MANI dan disambut oleh pihak ASDP Pelabuhan Merak . Turut menyambut pula dari Plt. Walikota Cilegon, Drs.H.Edi Ariadi,M.Si beserta tamu undangan didampingi oleh pejabat Provinsi Kadispora dan Kadispar. Api Obor diserahterimakan dari rombongan kepada Plt. Walikota Cilegon.

Kedatangan rombongan di Dermaga 2 Pelabuhan Merak disambut langsung dengan tari – tarian khas Banten. Setelah prosesi penyerahan selesai, peserta menyusun formasi untuk menuju Kota Cilegon, melalui Jalan protokol menggunakan mobil sampai dengan Landmark Kota Cilegon.

Saat tiba di Landmark rombongan disambut Marching Band dan Cilegon Ethnic Carnival, lalu dilanjutkan proses penyerahan Api Obor kepada pelari yang sudah disiapkan secara estafet sampai dengan Rumah Dinas Walikota Cilegon.

Pada pukul 13.00 WIB pelari akan bersiap menuju BMW Citra Gading guna menyerahkan Api Obor dari Plt. Walikota Cilegon, Drs.H.Edi Ariadi,M.Si kepada Wakil Bupati Serang, H.Pandji Tirtayasa.

Setelah itu, di BMW Citra Garden kedatangan Api Obor disambut marawis dan rampak bedug persembahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Serang serta serah prosesi serah terima api obor.

Perjalanan dilajutkan menuju destinasi wisata Tasikardi, dengan ditampilkan kesenian Debus.

Pukul 15.20 prosesi pelepasan dari Tasikardi menuju Hotel Le Dian Serang. Api obor akan diserahkan kepada Kepala BPK Perwakilan Banten, Thomas Ipoeng Anjar Wasita. Selanjutnya kirab menuju Stadion Maulana Yusuf Kota Serang.

Kirab Api obor akan dimulai pukul 19.00 dilepas oleh Wakil Walikota Serang, Pandji Tirtayasa menuju Museum Negeri Banten. Perjalanan Api Obor dari Stadion Maulana Yusuf ke Musium Negeri Banten dengan seribu Obor. Tak hanya itu dalam pawai akan dimeriahkan oleh Marching Band Gita Surosowan dan juga diikuti oleh Paskibra, Pramuka, TTKDH, dan Ethnik Karnival Banten dan para seniman atau budayawan serta masyarakat.

Kirab Api Obor Asian Games malam akan di bawa oleh atlit Banten dan Agung Hercules di mulai dari titik alih di Kantor Bjb menuju Museum yang akan di bawa oleh Direktur Utama Sinar Mas – Ketua Koni Banten – Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Banten – Kepala BPK Provinsi – Danrem Maulana Yusuf – Kapolda Banten – Gubernur Banten.

Atlet yang turut serta membawa obor berjumlah 20 atlet,10 atlet putra dan 10 atlet putri. Atlet ini akan ada dalam pertandingan Asian Games 2018 berjumlah 21 Atlet.

Saat tiba di Museum Negeri Banten pukul 20.23 WIB. Di depan Alun- Alun Kota Serang dilakukannya prosesi penyerahan Torch dari Kapolda kepada Gubernur Banten yaitu Bapak Dr. H. Wahidin Halim, M.Si. dan menyalakan mini cauldron.

Gebyar yang menarik dari acara puncak dalam Torch Relay 2018 di Banten yaitu pada malam hari terdapat banyak hiburan yang ditampilkan seperti, musik tradisional Banten, Ethnik Karnival Banten, Rampak Bedug, dan lain-lain.

Pada tanggal 10 Agustus 2018, Api Obor Asian Games melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Jawa Barat yaitu Purwakarta. Persiapan pun sudah dilakukan dengan penyusunan formasi menuju purwakarta.

Tulisan : Yuyun Wahyuni

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here