Gubernur Banten saat menghadiri HUT Provinsi Banten ke 18

Hari Ulang Tahun (HUT)  ke 18 Provinsi Banten. Pada hari ini, 4 Oktober 2018 menjadi hari yang spesial bagi seluruh masyarakat di Provinsi Banten.

HUT Banten kali ini berlokasi di Kawasan  Keraton Kesultanan Banten. Diawali dengan ziarah ke Makam Sultan Maulana Hasanuddin oleh Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten dan jajarannya. Ziarah ini di pimpin oleh KH. Syadeli Wase.

Setelah itu ada pertunjukan Para Motor oleh TNI dan dilanjutkan dengan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-18 Provinsi Banten di Lapangan Plaza Keraton Kesultanan Banten. Gubernur Banten Wahidin Halim bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan ini Gubernur Banten menyampaikan bahwa revitalisasi Keraton Kesultanan Panten  akan segera diselesaikan dan akan dibangun rumah Al-Qur’an, rumah Debus, rumah Pesantren sebagai pusat informasi untuk pengunjung nantinya.

 

Upacara ini diikuti oleh seluruh OPD se-Banten, Forkopimda, Para Tokoh Banten dan Tokoh Masyarakat. Peserta upacara mengenakan pakaian adat dan juga sebagian  memakai batik khas dari berbagai daerah di Banten.

 

Di persembahkan  peragaan Pencak Silat dalam memeriahkan HUT Banten yaitu 700 pesilat dari 2 Perguruan Silat dan siswa sekolah dasar yang di pimpin oleh Dindik Kota Serang. Tidak hanya silat, Rampag Bedug, Terbang Gede dan Atraksi kesenian Debus yang fenomenal ditampilkan oleh Padepokan Manggara. Orkes Gambus  IQOBA Modern juga hadir serta Penyanyi Cilik Caren ikut meramaikan HUT Banten ini.

 

Ada juga pelepasan Kafilah oleh Pemerintah Provinsi Banten untuk mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat nasional di Sumatera Utara. Disamping itu digelar juga stand kuliner jajanan  pasar yang dibagikan secara gratis kepada  para pengunjung persembahan dr OPD Provinsi Banten.

Momentum ini juga dijadikan Pemprov Banten dalam melaunching aplikasi eGov Jawara. “Launching dari aplikasi eGov jawara adalah salah satu komitmen dari kami khususnya Pemerintah Provinsi Banten baik bapak Gubernur dan saya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, yang akuntabel, yang dapat dipercaya oleh masyarakat” terang Pak Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

Dalam kesempatan ini juga Kadispar Provinsi Banten Eneng Nurcahyati menyampaikan “Dinas Pariwisata Banten mensupport terhadap pelaksanaan kegiatan ini untuk keberlangsungan acara  dan juga untuk  kuliner”.  Eneng Nurcahyati juga menegaskan bahwa konsep pengembangan untuk penataan destinasi memiliki konsep 3A Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas. Tentu ini perlu dukungan dari berbagai pihak baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun dari Pemerintah Kabupaten dan Kota, yang tergabung dalam unsur Pentahelix. Kesiapan SDM masyarakat tentu dibutuhkan juga pungkasnya. (agm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here