LEBAK – Dinas Pariwisata Provinsi Banten bekerjasama dengan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menggelar Pelatihan Dasar Sumber Daya Manusia (SDM) Kepariwisataan bersasis “Goes To School” bertempat di Hotel Bumi Katineung, Rangkasbitung. Sabtu (4/5/2019)

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengungkapkan bahwa sebagai Generasi Milenial, harus berusaha menjadi Generasi Milenial yang cerdas, jangan menjadi milenial yang merusak, terutama merusak diri dan keluarga.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini dengan maksud agar menjadikan generasi Milenial supaya lebih megetahui tentang potensi wisata dan tempat-tempat wisata, minimal yang ada di kabupaten/kotanya.

Dihadiri oleh 200 peserta dari siswa-siswi yang berasal dari SMK Negeri dan SMK Swasta yang ada di Provinsi Banten, juga turut dihadiri Kang Nong Banten sebagai pemuda pelopor wisata dan pemuda pelopor pembangunan.

Rinto Taufik Simbolon dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia menjelaskan tentang pentingnya arti pariwisata, baik bagi penggiat wisata, masyarakat biasa, bahkan sangat penting untuk edukasi kepada generasi milenial. Selain dari Kementrian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Banten juga menghadirkan Praktisi Pariwisata, Irwan Tamrin.

“Pariwisata sebagai penyumbang Devisa dan lapangan kerja mudah dan murah, bahkan pariwisata juga menyumbangkan 10% Devisa Nasional dengan nominal tertinggi di ASEAN.”

Selain itu juga, pariwisata juga identik dengan menjual citra dan memberikan pengalaman yang unik dan menarik untuk para pengunjung atau wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Banyak sekali keinginan dan kebutuhan yang berbeda dari setiap wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara dalam memperoleh hak pariwisatanya.

Banyak hal yang mempengaruhi, salah satunya latar belakang yang berbeda, pendidikan, budaya, life style, juga adat dan istiadat. (Hendri/Genpi Lebak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here