Pandeglang – Setelah Peresmian Pasar Digital Kaulinan Menes pada satu tahun silam pada Minggu (18/3). Kali ini Genpi Banten dan Genpi Pandeglang membuat gebrakan baru yang luar biasa yakni Perayaan Dirgahayu Pasar Digital Kaulinan Menes yang ke-1 di Pandeglang.
Perayaan Milad ke-1 Pasar Kaulinan Menes ini dibuka langsung oleh Jalaludin Ketua Genpi Banten dengan dihadiri oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten pada Minggu (17/3). Pasar Kaulinan ini bertempat di Kp. Nanggorak, Ds. Alaswangi, Kec. Menes, Pandeglang, Banten.
Kemeriahan perayaan HUT Pasar Kaulinan Menes yang ke-1 ini benar-benar terasa meriah dan membuat riuh suasana.
Berbagai pertunjukan seni tradisional khas Banten dan band lokal Pandeglang turut meramaikan jalannya perayaan Milad Pasar Kaulinan ini. Mulai dari tari tradisional dari Pandawa Production dan Maung Pande dari Menes dilanjut penampilan solo dari artis cilik Banten yakin Aida Caren dan penampilan band dari Rompoet Hijau.
Selain itu, Tampilan-tampilan Genpi Se-Banten mampu membuat pengunjung terhibur. Tidak kalah menarik, berbagai macam olahan makanan tersaji di sini, salah satunya Balok Menes, Bubur Sop, Tutut, Nasi Kutang, Nasi Timbel, Otak-otak, Bakso, dan masih banyak lagi yang tersedia di Pasar Digital ini.
Dan yang paling penting buat para pengunjung tentunya spot-spot selfie yang Instagramable dan kekinian. Ditambah dengan Pojok Baduy yang bisa menggugah pengunjung untuk foto dan melihat keunikan suasana rumah adat Baduy. Selain itu juga ditambah outbond Bola Lumpur dan Kolam Tangkap Ikan serta berbagai macam permainan Tradisional.
Ketua Genpi Banten, Jalaludin dalam sambutannya mengungkapkan, semoga adanya Pasar Digital Kaulinan Menes ini, bisa menjadi magnet baru sebagai destinasi wisata yang kekinian di Banten dan Pasar Digital ini bisa menjadi peluang bisnis berdagang bagi UMKM serta masyarakat dan guna membantu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Jadi bukan cuma soal liburan saja disini, kamu pun bisa punya kesempatan berbisnis dengan ikut berjualan atau membuat booth dagang di Pasar Kaulinan Menes dengan ketentuan yang yang sudah diterapkan di Pasar Kaulinan Menes. Ditambah, Kamu bisa turut meramaikan suasana panggung dengan merencanakan agenda untuk tampil kembali ke depannya di Pasar Digital ini. Wah! Seru, Asik dan bermanfaat sekali tentunya. (nuris)
]]>Konsep dua destinasi digital ini pun tampil berbeda satu sama lain. Pasar Bekelir tampil dengan konsep urban yang modern. Sementara Pasar Kaulinan tampil dengan konsep culture.
Menu makanan yang disajikan pun jelas sangat berbeda. Bila Pasar Bekelir unjuk gigi dengan kuliner kekinian ala-ala millennials seperti ice milo, dino milo, juice, beragam fast food dan sausage, Pasar Kaulinan justru menyajikan kehangatan pedesaan dengan menu makanan tradisional. Seperti kue balok, cucur, serabi, cilok dan masih banyak lagi.
Tampil di Gebyar Exciting Banten on Seba Baduy, destinasi digital ala anak-anak GenPI ini tidak sendirian. Gelaran seni budaya hingga gelar produk unggulan juga disiapkan. Ada workshop ekonomi kreatif, pagelaran batik dan tenun banten, pameran foto, atraksi grafiti, penampilan artis ibu kota dan aneka hiburan lainnya.
Ketua Pelaksana Calendar of Event Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, tradisi Seba Baduy adalah salah satu destinasi wisata budaya favorit yang dimiliki Provinsi Banten. Even ini digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan merupakan bukti keseriusan Pemprov Banten dalam mendukung pariwisata.
“Pemprov Banten sangat jeli melihat potensi atraksi budaya yang unik dan menarik untuk ditampilkan. Komitmen kami jelas akan terus mendukungnya,” ujar Esthy yang juga Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar itu.
Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan mengapresiasi suksesnya gelaran Seba Baduy. Terlebih lagi Pemprov Banten juga telah mempersiapkan semua jauh-jauh hari. Apalagi even ini disokong oleh GenPI yang selalu militan mempromosikan pariwisata Indonesia.
“Promosinya disokong oleh prajurit digital GenPI. Sudah pasti heboh. Bayangkan, lebih dari 2000 orang masyarakat suku tumpah ruah di Banten. Terbayang sudah keseruannya,” kata Menpar Arief Yahya.
]]>PANDEGLANG – Sajian berbeda bakal ditampilkan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Banten di Pasar Kaulinan, Minggu (8/4). Destinasi digital yang berada di Menes, Banten, akan menghadirkan pertunjukan pencak silat, seni tari, hingga debus.
“Yang pasti bakal heboh. Yang mau lihat seni debus beraksi makan beling atau bara api, silahkan berkunjung ke Pasar Kaulinan,” Kata Ketua GenPI Banten, Nisaul Hasanah, Jumat (6/4).
Tidak hanya atraksinya. Pasar Kaulinan juga menawarkan view yang ciamik. Nuansa pedesaan khas Pandeglang begitu kental di sini. Dikelilingi persawahan hijau dan rindangnya pepohonan menambah sejuk suasana. Belum lagi spot-spot fotonya, dijamin nggak bikin bosen.
Soal kuliner tentu tak terlupakan. Dari mulai seblak, nasi uduk, bakso ikan, hingga pepes ikan, semua tersedia. Minumannya juga lengkap. Ada es cendol, es cincau, es kawut dan lain-lain.
“Soal kuliner, kue balok yang menjadi ciri khas Menes pasti ada. Begitu pula kuliner lokal lainnya. Kalau mau cari jajanan lokal yang sudah jarang ditemukan, silahkan datang ke Pasar Kaulinan. Dan yang pasti seluruh kuliner yang ada adalah hasil olahan masyarakat sekitar,” ucap gadis yang biasa dipanggil Nisa tersebut.
Untuk menemani suasana, alunan musik tradisonal dihadirkan. Ada Banten Ensemble serta Kecapi Suling siap menemani. Kalau mau ikut perform boleh banget. Mau lagu lawas maupun lagu kekininian juga bisa.
Begitu juga permainan anak-anak tempo dulu akan menemani keseruan. Ada gobak sodor, enggrang, adu tangkil hingga bakiak. Asiknya permainan ini akan dilombakan. Soal hadoah tidak perlu risau, ada hadiah menarik yang telah disiapkan.
“Kita juga masih punya wahana bermain anak, taman baca, kolam pancing, wahana outbound serta wahana memanah. Jadi jangan sampai dilewatkan. Yuk ke Pasar Kaulinan,” ajak Nisa.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga makin antusias. Pesannya hanya satu. GenPI agar selalu inovatif dan selalu fresh dalam menyelenggarakan kegiatan aktivasi komunitas.
“Saya sering menyebutnya 2C. Yaitu Creative Value dan Commercial Value. Kreatif dalam mengangkat tema-tema pariwisata di media sosial dari desain, pemilihan kata sampai pembuatan event. Dan selanjutnya event itu harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar pun mendorong agar kegiatan serupa dapat diaplikasikan ke komunitas GenPI di daerah lainnya. (*)
]]>It has to be a world in which people live rather than die a sustainable world.I didn’t want to be a fashion designer, and for a good half of my career I didn’t like it. I always wanted to do other things. It’s the attitude you bring to clothes that make the difference. Everything I do is a matter of heart, body and soul.
Age and size are only numbers
When I was young, I lived like an old woman, and when I got old, I had to live like a young person
Confidence! If you have it, you can make anything look good.
I still appreciate individuality. Style is much more interesting than fashion, really.
Attitude is everything. It’s really easy to get colors right. It’s really hard to get black – and neutrals – right.
It has to be a world in which people live rather than die a sustainable world.I didn’t want to be a fashion designer, and for a good half of my career I didn’t like it. I always wanted to do other things. It’s the attitude you bring to clothes that make the difference. Everything I do is a matter of heart, body and soul.
Age and size are only numbers
When I was young, I lived like an old woman, and when I got old, I had to live like a young person
Confidence! If you have it, you can make anything look good.
I still appreciate individuality. Style is much more interesting than fashion, really.
Attitude is everything. It’s really easy to get colors right. It’s really hard to get black – and neutrals – right.
It has to be a world in which people live rather than die a sustainable world.I didn’t want to be a fashion designer, and for a good half of my career I didn’t like it. I always wanted to do other things. It’s the attitude you bring to clothes that make the difference. Everything I do is a matter of heart, body and soul.
Age and size are only numbers
When I was young, I lived like an old woman, and when I got old, I had to live like a young person
Confidence! If you have it, you can make anything look good.
I still appreciate individuality. Style is much more interesting than fashion, really.
Attitude is everything. It’s really easy to get colors right. It’s really hard to get black – and neutrals – right.