Pandeglang – Setelah Peresmian Pasar Digital Kaulinan Menes pada satu tahun silam pada Minggu (18/3). Kali ini Genpi Banten dan Genpi Pandeglang membuat gebrakan baru yang luar biasa yakni Perayaan Dirgahayu Pasar Digital Kaulinan Menes yang ke-1 di Pandeglang.
Perayaan Milad ke-1 Pasar Kaulinan Menes ini dibuka langsung oleh Jalaludin Ketua Genpi Banten dengan dihadiri oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten pada Minggu (17/3). Pasar Kaulinan ini bertempat di Kp. Nanggorak, Ds. Alaswangi, Kec. Menes, Pandeglang, Banten.
Kemeriahan perayaan HUT Pasar Kaulinan Menes yang ke-1 ini benar-benar terasa meriah dan membuat riuh suasana.
Berbagai pertunjukan seni tradisional khas Banten dan band lokal Pandeglang turut meramaikan jalannya perayaan Milad Pasar Kaulinan ini. Mulai dari tari tradisional dari Pandawa Production dan Maung Pande dari Menes dilanjut penampilan solo dari artis cilik Banten yakin Aida Caren dan penampilan band dari Rompoet Hijau.
Selain itu, Tampilan-tampilan Genpi Se-Banten mampu membuat pengunjung terhibur. Tidak kalah menarik, berbagai macam olahan makanan tersaji di sini, salah satunya Balok Menes, Bubur Sop, Tutut, Nasi Kutang, Nasi Timbel, Otak-otak, Bakso, dan masih banyak lagi yang tersedia di Pasar Digital ini.
Dan yang paling penting buat para pengunjung tentunya spot-spot selfie yang Instagramable dan kekinian. Ditambah dengan Pojok Baduy yang bisa menggugah pengunjung untuk foto dan melihat keunikan suasana rumah adat Baduy. Selain itu juga ditambah outbond Bola Lumpur dan Kolam Tangkap Ikan serta berbagai macam permainan Tradisional.
Ketua Genpi Banten, Jalaludin dalam sambutannya mengungkapkan, semoga adanya Pasar Digital Kaulinan Menes ini, bisa menjadi magnet baru sebagai destinasi wisata yang kekinian di Banten dan Pasar Digital ini bisa menjadi peluang bisnis berdagang bagi UMKM serta masyarakat dan guna membantu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Jadi bukan cuma soal liburan saja disini, kamu pun bisa punya kesempatan berbisnis dengan ikut berjualan atau membuat booth dagang di Pasar Kaulinan Menes dengan ketentuan yang yang sudah diterapkan di Pasar Kaulinan Menes. Ditambah, Kamu bisa turut meramaikan suasana panggung dengan merencanakan agenda untuk tampil kembali ke depannya di Pasar Digital ini. Wah! Seru, Asik dan bermanfaat sekali tentunya. (nuris)
]]>
BantenPandeglang, (29/01/ 2018). GenPI (Generasi Pesona Indonesia) Banten memberikan Trauma Healing kepada anak-anak korban tsunami Selat Sunda, (27/01/2019) di kawasan wisata Kampung cikadu indah, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Ini sebagai hiburan kepada anak-anak pasca tsunami yang melanda 1 bulan yang lalu
Adam selaku koordinator kegiatan ini mengatakan GenPI Banten membantu menumbuhkan kembali semangat dan keceriaan anak-anak dalam menjalani kehidupan.
“Membantu agar semangat mereka agar pasca tsunami ini bukan malah terpuruk tapi harus lebih mengambil pelajaran yang sudah terjadi waktu itu,” ujarnya.
Adam juga menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan oleh GenPI Banten yang didukung oleh GenPI kab. Pandeglang, GenPI kota Serang dan Pokdarwis Cikadu.
Adam juga mengungkapkan banyak respon positif dari anak-anak desa Cikadu, yang membuat GenPI Banten merasa bahagia dan senang dengan kegiatan ini.
“Selain itu banyak anak-anak yang antusias mengikuti kegiatan Trauma Healing ini, karena tadi juga banyak anak-anak yang sangat senang sekali ketika diberikan hadiah dari kami,” ujar Adam.
Karim, yang juga pengurus Pokdarwis Cikadu mengungkapkan acara GenPI ini berhasil menghibur masyarakat terutama anak-anak yang bisa tersenyum kembali.
“Acara yang diselenggarakan oleh GenPI Banten ini berhasil, karena dengan adanya acara ini, anak-anak yang berada di (desa) Cikadu sendiri merasa terhibur dan juga terlihat dari raut wajah anak-anak yang cukup antusias mengikuti kegiatan Trauma Healing ini,” ungkapnya.
“Mudah-mudahan (masyarakat) bisa melupakan semua tragedi yang menimpa 1 bulan yang lalu,” tambah Karim. (Wandi)
]]>Pasar digital ke-23 milik GenPI ini diresmikan langsung Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat 28 September 2018. Bertepatan dengan Festival Tanjung Lesung 2018. Terpantau ratusan pengunjung sudah menikmati pasar ini.
Kedatangan Menpar Arief Yahya disambut 100 Penari. Prosesi peresmian pasar @berbatikcikadu dibuka dengan pengguntingan pita. Kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Menpar Arief Yahya.
Pasar digital ini berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang. Didukung juga pihak-pihak sponsor dalam pembuatan Pasar Berbatik Cikadu.
“Dengan mengucap Bismillah, Pasar Berbatik Cikadu saya resmikan dibuka. Kepada masyarakat Cikadu silakan memanfaatkan pasar ini mengembangkan pariwisata atau memasarkan batiknya,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya juga berharap, agar GenPI dan pengelola saling bekerjasama menangani Pasar Berbatik Cikadu dengan baik. Agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan mengangkat perekonomian sekitar .
“Point saya manfaatkanlah anggaran dengan sebaik-baiknya. Gandeng perusahaan-perusahaan terutama BUMN. Tapi point saya gunakan pasar ini sebesar-besarnya,” kata Menpar.
Pasar Berbatik Cikadu mulai dibuka pukul 08:00 WIB sampai dengan 16:00 WIB. Dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 28-30 September 2018.
Di hari pertama, 28 September 2018, ada lomba Bercerita tentang sejarah Kampung Cikadu. Dimana para peserta diambil dari pengunjung yang berminat dalam bidang tulis menulis.
Selain itu, ada berbagai keramaian saat berada di peresmian Pasar Berbatik Cikadu. Seperti Lomba Membatik, permainan tradisional dan hiburan lainnya.
“Di Pasar Berbatuk Cikadu ini juga ada berbagai macam jenis olahan makanan tradisional. Seperti jajanan Gengsot khas Cikadu, Nasi Gadung, Keripik Gadung, Wajik, Kue Setan dan berbagai jajanan lainnya,” ujar Juragan Pasar Berbatik Cikadu, Karim Amrullah.
Foto Booth dan Foto untuk Selfie Pengunjung telah dikonsep dengan menarik. Stand Pasar juga dihiasi dengan Hiasan Batik khas Cikadu. Dan itu menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Pasar Berbatik ini.
“Kamu bisa berlama-lama di Pasar ini karena disediakan saung yang nyaman buat nongkrong. Juga ada WiFi yang terus mengalirkan suasana kamu untuk berselfie ria dan foto cantik untuk diuploud di medsos. Setelah itu, jangan lupa ikuti lomba foto Genpi-nya. Kamu bisa cek di Instagram @genpibanten @pasarberbatik”,imbuh Karim.
]]>Kamis 9/8, Torch Relay Asian Games 2018 akan melewati beberapa tempat di Indonesia. Tujuan dari Toch Relay keliling Indonesia sendiri yaitu sebagai ajang sosialisasi ASIAN GAMES 2018 kepada masyarakat, mempromosikan destinasi pariwisata, seni budaya serta potensi lainnya.
Banten mendapatkan bagian kunjungan dari Torch Relay Asian Games 2018 dan juga menjadi daerah venue untuk penthatlon. Banten dikenal sebagai wilayah yang memiliki banyak daya tarik yang eksotis bagi wisatawan, berdasarkan keunikan sumber daya alam dengan branding Banten 7 Wonders.
Api Obor Asian Games akan melintasi Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Serang serta akan disambut dengan ragam aktivitas seni budaya oleh pemerintah daerah kabupaten atau kota yang terlintasi. Adapun rute yang akan dilewati yaitu, Pelabuhan Merak, Landmark Kota Cilegon, Rumah Dinas Walikota Cilegon, BMW Citra Garden, Danau TasiKardi, Stadion Maulana Yusuf Serang , Museum Negeri Provisi Banten.
Kota Cilegon dikenal sebagai Kota industri, dan sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja, mengingat kota ini merupakan kota penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Kota Cilegon sendiri memilki sebuah icon yang sudah terkenal, dengan Landmarknya yang berlokasi di Bunderan Simpang Tiga Jalan SA. Tirtayasa, Kec Purwakarta. Ini bagian dari identitas yang mencerminkan karakteristik Cilegon sebagai Kota Industri, Kota Pelabuhan, Kota Religi, serta gambaran Gunung Krakatau sebagai penopangnya.
Selanjutnya, Torch Relay telah menyusuri Kawasan Keraton Kesultanan Banten yang ketenarannya tidak diragukan lagi, lokasi yang berada di Kota Serang, banyak wisatawan yang sudah mengunjungi destinasi wisata sejarah yang masih kental dengan nuansa religinya. Keraton Kesultanan Banten adalah situs peninggalan sejarah sisa-sisa kejayaan Kesultanan Banten di masa lampau.
Dalam revitalisasi kawasan Kesultanan Banten dipastikan tidak akan mengubah nilai-nilai budaya maupun identitas icon Provinsi Banten tersebut. Revitalisasi yang dilakukan Provinsi Banten di kawasan ini, diharapkan dalam kurun waktu 2 tahun akan menjadi destinasi yang mendunia. Ujar Gubernur Banten.
Kabupaten Tangerang kali ini akan menjadi tuan rumah Modern Penthatlon Asian Games 2018 yang akan dipertandingkan pada tanggal 31 Agustus dan 01 September 2018 di APM Tigaraksa. Cabang olahraga ini menggabungkan lima cabang olahraga menjadi satu, yakni anggar, renang, berkuda, lari dan menembak. Sebanyak 18 atlet putra dari 9 Negara, dan 16 atlet putri dari 8 Negara akan terlibat memperebutkan dua medali emas. Dua atlet putra dan putri telah menyiapkan dan sudah menjalani pelatnas di APM Tigaraksa sejak beberapa bulan yang lalu.
Pemerintah Provinsi Banten sudah siap menjadi tuan rumah cabang olahraga modern pentathlon Asian Games 2018, dengan persiapan yang sudah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, “Banten pun sudah siap, dalam menyambut Api Obor Asian Games 2018, kesempatan ini akan dimanfaatkan dengan baik sebagai ajang promosi pariwisata” tambah Kadispar Banten Eneng Nurcahyati.
“Tentu untuk memperkenalkan budaya, destinasi wisata, dan kuliner Banten. Banten memiliki branding Banten 7 Wonders, sebagai salah satu motivasi untuk seluruh masyarakat Banten untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatwan ke Banten”. Lanjutnya .
Dalam kedatangan Api Obor Asian Games 2018, Banten telah mempersiapkan segala hal, baik itu dari media promosinya ataupun hal lainnya.
Kedatangan rombongan Torch Relay dari Pulau Sumatera atau Provinsi Lampung datang dari Dermaga 2 Pelabuhan Merak pada tanggal 9 Agustus 2018 pukul 08.30 WIB, dengan kapal KMP BATU MANI dan disambut oleh pihak ASDP Pelabuhan Merak . Turut menyambut pula dari Plt. Walikota Cilegon, Drs.H.Edi Ariadi,M.Si beserta tamu undangan didampingi oleh pejabat Provinsi Kadispora dan Kadispar. Api Obor diserahterimakan dari rombongan kepada Plt. Walikota Cilegon.
Kedatangan rombongan di Dermaga 2 Pelabuhan Merak disambut langsung dengan tari – tarian khas Banten. Setelah prosesi penyerahan selesai, peserta menyusun formasi untuk menuju Kota Cilegon, melalui Jalan protokol menggunakan mobil sampai dengan Landmark Kota Cilegon.
Saat tiba di Landmark rombongan disambut Marching Band dan Cilegon Ethnic Carnival, lalu dilanjutkan proses penyerahan Api Obor kepada pelari yang sudah disiapkan secara estafet sampai dengan Rumah Dinas Walikota Cilegon.
Pada pukul 13.00 WIB pelari akan bersiap menuju BMW Citra Gading guna menyerahkan Api Obor dari Plt. Walikota Cilegon, Drs.H.Edi Ariadi,M.Si kepada Wakil Bupati Serang, H.Pandji Tirtayasa.
Setelah itu, di BMW Citra Garden kedatangan Api Obor disambut marawis dan rampak bedug persembahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Serang serta serah prosesi serah terima api obor.
Perjalanan dilajutkan menuju destinasi wisata Tasikardi, dengan ditampilkan kesenian Debus.
Pukul 15.20 prosesi pelepasan dari Tasikardi menuju Hotel Le Dian Serang. Api obor akan diserahkan kepada Kepala BPK Perwakilan Banten, Thomas Ipoeng Anjar Wasita. Selanjutnya kirab menuju Stadion Maulana Yusuf Kota Serang.
Kirab Api obor akan dimulai pukul 19.00 dilepas oleh Wakil Walikota Serang, Pandji Tirtayasa menuju Museum Negeri Banten. Perjalanan Api Obor dari Stadion Maulana Yusuf ke Musium Negeri Banten dengan seribu Obor. Tak hanya itu dalam pawai akan dimeriahkan oleh Marching Band Gita Surosowan dan juga diikuti oleh Paskibra, Pramuka, TTKDH, dan Ethnik Karnival Banten dan para seniman atau budayawan serta masyarakat.
Kirab Api Obor Asian Games malam akan di bawa oleh atlit Banten dan Agung Hercules di mulai dari titik alih di Kantor Bjb menuju Museum yang akan di bawa oleh Direktur Utama Sinar Mas – Ketua Koni Banten – Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Banten – Kepala BPK Provinsi – Danrem Maulana Yusuf – Kapolda Banten – Gubernur Banten.
Atlet yang turut serta membawa obor berjumlah 20 atlet,10 atlet putra dan 10 atlet putri. Atlet ini akan ada dalam pertandingan Asian Games 2018 berjumlah 21 Atlet.
Saat tiba di Museum Negeri Banten pukul 20.23 WIB. Di depan Alun- Alun Kota Serang dilakukannya prosesi penyerahan Torch dari Kapolda kepada Gubernur Banten yaitu Bapak Dr. H. Wahidin Halim, M.Si. dan menyalakan mini cauldron.
Gebyar yang menarik dari acara puncak dalam Torch Relay 2018 di Banten yaitu pada malam hari terdapat banyak hiburan yang ditampilkan seperti, musik tradisional Banten, Ethnik Karnival Banten, Rampak Bedug, dan lain-lain.
Pada tanggal 10 Agustus 2018, Api Obor Asian Games melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Jawa Barat yaitu Purwakarta. Persiapan pun sudah dilakukan dengan penyusunan formasi menuju purwakarta.
Tulisan : Yuyun Wahyuni
]]>
Pandeglang – Generasi Pesona Indonesia Kabupaten Pandeglang Hibur pengunjung Kedai Kopi Bakar Bapak Endut dngan lantunan musik tradisional Karinding yang dimainkan oleh para penggawa Genpi Kabupaten Pandeglang.
Malam Jum’at ini suasana Kedai Kopi Bakar Bapak Endut terlihat sangat berbeda. Pasalnya, malam ini Kedai Kopi tersebut di sambangi para penggawa Genpi Kabupaten Pandeglang, selain nongkrong dan ngopi bareng para penggawa Genpi juga menghibur para pengunjung Kedai dengan lantunan musik tradisional Karundeng, di iringi puisi yang membuat suasana malam sedikit berbeda.
” Permainan musik ini selain untuk menghibur pengunjung di sini, kami persembahkan juga untuk Genpi Banten sebagai ucapan selamat Hari Jadi Genpi Banten Yang Ke 1 Tahun,”terang Firman Koordinator Genpi Kabupaten Pandeglang, Kamis (24/05/2018).
Di usia Genpi Banten yang sudah menginjak satu tahun ini, tentunya banyak capaian yang telah di torehkan oleh para penggawa Genpi.
Muda – mudi penggawa Genpi yang aktif dalam bersosial media ini tak henti – hentinya terus berjuang bersama Dinas Pariwisata dalam mempromosikan sektor pariwisata yang ada di Banten ini.
” Penggawa Genpi memiliki peran dan tanggungjawab dalam mempromosikan obyek pariwisata yang ada di banten, bersama Dinas Pariwisata Kami para penggawa Genpi akan terus berupaya untuk mengexspose obyek wisata yang ada di Banten agar di kenal di kalangan wisatawan mancanegara,”paparnya.
“Satu tahun Genpi Banten dengan seribu pencapaian, akan terus mengudara di sosial media demi mendongkrak kunjungan pariwisata,”tandasnya.
(Aldo-Genpi Pandeglang)
]]>Kepala Dispar Kabupaten Pandeglang, Salman Sunardi menjelaskan, olahan makanan tersebut banyak dihasilkan di wilayah Kecamatan Labuan, khususnya Desa Teluk.
“Makanya kami fokuskan kampung otak-otak ini di Teluk,” Katanya ditemui dalam acara Pandeglang Food Festival 2018 di Pantai Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan Sabtu (28/4/2018).
Diamini Ketua PHRI Kabupaten Pandeglang Widiasmanto, pihaknya menjadi inisiator dalam menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada di Teluk-Labuan ini, untuk menjadi salah satu tujuan destinasi wisata kuliner baru yaitu Kampung Otak-otak.
“Untuk melihat potensi yang ada di teluk, kami berusaha menginisiasi dan memotivasi masyarakat agar bisa lebih memanfaatkan peluang untuk di jadikan nilai tambah perekonomian masyarakat, akan lebih maksimal lagi kalau teluk ini dijadikan kampung otak-otak,”kata Widiasmanto.
Terpisah, diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, pihaknya sangat mendukung wacana Desa Teluk dijadikan kampung otak-otak.
“Terlebih karena mayoritas penduduk merupakan nelayan sehingga olahan makanan ini bisa dijadikan sebagai ikon desa ini sendiri. Dengan dijadikannya kampung ini sebagai kampung otak-otak, pastinya dapat mendongkrak nilai jual ikan menjadi olahan yang khas,” ujar Bu Eneng.
]]>Beberapa kegiatan digelar dalam materi terakhir prosesi HUT ke-144 Kabupaten Pandeglang yang mengusung tema ‘Citra Kuliner Tanpa Batas’ ini.
Di antaranya ; penanaman pohon, rampak bedug, debus, lomba membuat otak-otak tingkat SMA dan umum hingga yang paling spektakuler adalah pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pembuatan otak-otak terpanjang berbentuk angka 144 yang menghabiskan daging ikan hingga mencapai tiga kuintal atau 300 Kilogram.
Penanaman pohon, dilakukan oleh perwakilan Bupati Pandeglang, Asda Pandeglang, Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, TNI, PHRI dan lurah.
Sementara penonton dihibur oleh penampilan semarak rampak bedug dan debus, lomba membuat panganan lokal otak-otak tingkat sekolah dan umum digelar.
Di tingkat sekolah, dua peserta berasal dari SMKN 1 Pandeglang sedangkan dua peserta lainya masing-masing dari SMK dan SMA Baitul Hamdi. Pada lomba tingkat umum, sebanyak 30 peserta dari warga sekitar berkompetisi memperebutkan juara.
Semuanya tampak serius dan memperhatikan betul kriteria penilaian yaitu rasa, kreativitas dan inovasi. Hadiah lomba, berupa uang tunai dan voucher menginap.
Tampil sebagai primadona acara, pemecahan rekor MURI pembuatan otak-otak terpanjang yang berbentuk angka 144. Otak-otak yang dibuat oleh Asosiasi Chef Indonesia itu disebut menghabiskai pelengkapnya. Ada saus merah, saus hijau dan saus kacang.
Dikatakan Deputi Kementerian Pariwisata Tim Pokja IT untuk Percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung Ibu Ida Irawati, Pandeglang merupakan wilayah potesial pariwisata.
“Dari 100 agenda dalam kalender event pariwisata, KEK Tanjung Lesung didaulat menjadi salah satu penyelenggara. Hal ini menunjukan bahwa Pandeglang mampu menjadi destinasi menarik bagi wisatawan baik mancanegara maupun lokal. Kami dari Kementerian Pariwisata akan terus mendukung. Begitupun dengan masyarakat sekitar yang harus ikut mendukung dengan menjaga kebersihan dan ketertiban,” katanya.
]]>PANDEGLANG – Sajian berbeda bakal ditampilkan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Banten di Pasar Kaulinan, Minggu (8/4). Destinasi digital yang berada di Menes, Banten, akan menghadirkan pertunjukan pencak silat, seni tari, hingga debus.
“Yang pasti bakal heboh. Yang mau lihat seni debus beraksi makan beling atau bara api, silahkan berkunjung ke Pasar Kaulinan,” Kata Ketua GenPI Banten, Nisaul Hasanah, Jumat (6/4).
Tidak hanya atraksinya. Pasar Kaulinan juga menawarkan view yang ciamik. Nuansa pedesaan khas Pandeglang begitu kental di sini. Dikelilingi persawahan hijau dan rindangnya pepohonan menambah sejuk suasana. Belum lagi spot-spot fotonya, dijamin nggak bikin bosen.
Soal kuliner tentu tak terlupakan. Dari mulai seblak, nasi uduk, bakso ikan, hingga pepes ikan, semua tersedia. Minumannya juga lengkap. Ada es cendol, es cincau, es kawut dan lain-lain.
“Soal kuliner, kue balok yang menjadi ciri khas Menes pasti ada. Begitu pula kuliner lokal lainnya. Kalau mau cari jajanan lokal yang sudah jarang ditemukan, silahkan datang ke Pasar Kaulinan. Dan yang pasti seluruh kuliner yang ada adalah hasil olahan masyarakat sekitar,” ucap gadis yang biasa dipanggil Nisa tersebut.
Untuk menemani suasana, alunan musik tradisonal dihadirkan. Ada Banten Ensemble serta Kecapi Suling siap menemani. Kalau mau ikut perform boleh banget. Mau lagu lawas maupun lagu kekininian juga bisa.
Begitu juga permainan anak-anak tempo dulu akan menemani keseruan. Ada gobak sodor, enggrang, adu tangkil hingga bakiak. Asiknya permainan ini akan dilombakan. Soal hadoah tidak perlu risau, ada hadiah menarik yang telah disiapkan.
“Kita juga masih punya wahana bermain anak, taman baca, kolam pancing, wahana outbound serta wahana memanah. Jadi jangan sampai dilewatkan. Yuk ke Pasar Kaulinan,” ajak Nisa.
Menteri Pariwisata Arief Yahya juga makin antusias. Pesannya hanya satu. GenPI agar selalu inovatif dan selalu fresh dalam menyelenggarakan kegiatan aktivasi komunitas.
“Saya sering menyebutnya 2C. Yaitu Creative Value dan Commercial Value. Kreatif dalam mengangkat tema-tema pariwisata di media sosial dari desain, pemilihan kata sampai pembuatan event. Dan selanjutnya event itu harus menciptakan nilai komersial yang bermanfaat bagi setiap anggota komunitas maupun masyarakat sekitar,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar pun mendorong agar kegiatan serupa dapat diaplikasikan ke komunitas GenPI di daerah lainnya. (*)
]]>Bertempat di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Senin (26/2), Kegiatan Launching GenPI Kota dan Kabupaten di wilayah Provinsi Banten resmi di luncurkan. Dalam kegiatan Launching GenPI ini dihadiri oleh Don Kardono selaku Staff Khusus Kementerian Pariwisata Indonesia Bidang Komunikasi sebagai Pembina Generasi Pesona Indonesia.
Don Kardono mengingatkan bahwa ada beberapa hal penting yang tidak boleh di bahas dalam Komunitas GenPI, yaitu Isu Sara, Isu Hoax, dan Isu Politik. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi dampak buruk terhadap dunia pariwisata di Indonesia.
Pada acara yang sama, Kegiatan Launching ini juga di hadiri oleh Ketua GenPI Nasional, Mansyur Ebo. dan tidak lupa Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati beserta jajarannya turut menghadiri sekaligus membuka kegiatan Launching GenPI di empat wilayah Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten.
]]>It has to be a world in which people live rather than die a sustainable world.I didn’t want to be a fashion designer, and for a good half of my career I didn’t like it. I always wanted to do other things. It’s the attitude you bring to clothes that make the difference. Everything I do is a matter of heart, body and soul.
Age and size are only numbers
When I was young, I lived like an old woman, and when I got old, I had to live like a young person
Confidence! If you have it, you can make anything look good.
I still appreciate individuality. Style is much more interesting than fashion, really.
Attitude is everything. It’s really easy to get colors right. It’s really hard to get black – and neutrals – right.