Rangkaian acaranya menjelaskan bahwa kota serang ini harus dibangkitkan dengan konsep kepariwisataannya. Bertepatan dengan launching kampung wisata Pipitan, diselipkan pula dengan launching pasar destinasi digital Genpi ke-5 yang dinamakan pasar belohok Pipitan yang bisa terbilang belohok ini diambil dari nama makanan tradisional sayur mayur khas kota serang.
Launching ini dihadirkan dari beberapa instansi seperti Walikota Serang, Dinas Pariwisata Banten, Camat Walantaka, Kapolsek Walantaka, Lurah Pipitan, dan ketua RT kecamatan Pipitan.
Selain itu, dihadirkan pula oleh artis cilik Banten yaitu Aida Caren dan Special Performance dari Mahasiswa UPI Serang bernama Anzni band.
Selain menambah keseruan dari penampilan performan spesial. Ada pula perlombaan-perlombaan seperti lomba karaoke, lomba fashion show, lomba memasak sayur belohok dan lomba foto dan video. Ini sebagai salah satu daya tarik Masyarakat untuk hadir di Pasar Destinasi Digital ini ditambah hal uniknya lagi dengan sistem transaksi pembeliannya dengan menggunakan koin kayu.
Ketua Genpi Banten pun menjelaskan bahwa dengan adanya Destinasi Digital Ini sebagai salah satu wadah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan serta bisa juga sambil menikmati suasana asri dari sebuah perkampungan.
“Ini semua salah satu tujuan agar bisa meningkatkan nilai ekonomi masyarakat setempat dan mengangkat kuliner legendaris sayur belohok khas kota serang yang wajib di nikmati ketika berkunjung pasar ini”, tambah Jalaludin selaku Ketua Genpi Banten. (Isti)
]]>Dalam rangkaian acaranya, rombongan ini merencanakan untuk melakukan tour di kampung tematik terbaru di Kota Tangerang. Salah satunya Kampung Tematik Teh Yan yang terletak di jalan pulau bidadari.
Selaku Lurah Kampung Tehyan bernama Rohiyan mengatakan bahwa kampung ini salah satu kampung yang memiliki budaya yang sangat unik terutama alat musik tradisionalnya.
“Kampung ini sudah berdiri satu tahun yang lalu bersama Pokdarwis Teh Yan dan kampung ini sudah memiliki beberapa penghargaan se-Indonesia”, tambah pak lurah saat penyambutan
Selain di kenal dengan alat musiknya, kampung ini pun dikenal dengan tarian khasnya yaitu tari cokek berupa campuran adat dari Cina, Betawi dan Sunda.
“Perasaan ketika hadir di Kota Tangerang merasa senang dan bangga bisa diajak berkeliling wisata di Kota Tangerang. Diketahui juga bahwa Tangerang sudah bersih dan kampung tematik terlihat bagus dan tertata rapih”, tutur Rifky Alhabsy selaku pemain film Naga Bonar
“Selain perasaan senang, disini juga sambil memperkenalkan logo Exciting Banten yang cukup luar biasa dengan keindahan Banten 7 Wonders dan masyarakat Indonesia harus tau kalau Banten itu indah”, tutup Rifky Alhabsy saat melakukan penutupan di Kampung Teh Yan. (Nrl)
]]>Diikuti oleh 400 orang dari berbagai wilayah, salah satunya dari Jawa barat dan Lampung. Rute yang diambil adalah start dari Pantai Florida, Desa Sindanglaya kemudian dilanjutkan menuju Puncak Cibaja, lalu Puncak Pilar atau Desa Wisata Cikolelet. Setelah itu kembali ke Pantai Florida, untuk dilanjutkan berbagai rangkaian acara lain. Salah satu wisata yang ditonjolkan dalam kegiatan tersebut yaitu pantai dan gunung.
Kegiatan Pelepasan peserta dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Serang Drs. H. Pandji Tirtayasa., M.Si, Sekda Kabupaten Serang, Kepala Dispar Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, Kepala Disporapar Kabupaten Serang Drs. Hamdani Ketua AKCF Agus Erwana, Kapolsek Cinangka dan Camat Cinangka.
Kegiatan AKCF 2019 ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Selain untuk meningkatkan kunjungan pariwisata, kegiatan ini juga sebagai bentuk informasi bahwa Selat Sunda sudah aman. Selain lomba motor cross, AKCF 2019 juga menghadirkan beberapa artis ibukota diantaranya ILIR 7 band, Maisaka, 3 Srigala, Beni Lida, dan artis lokal lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Serang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan Anyer Krakatau Adventure Destinations.
“Kalian adalah orang-orang yang mempunyai nyali, saya berharap melalui kegiatan ini bisa menumbuhkan jiwa sportivitas. Tetap jaga keselamatan di jalan dan selamat mengikuti kegiatan Anyer Krakatau Adventure Destinations.” Tutupnya (Hdw/Lebak)
]]>Bali – Dinas Pariwisata Banten telah usai melaksanakan launching Calendar Of Event tahun 2020 dalam even yang bernama Banten Tourism Week 2019 di Beachwalk Bali yang tiga diantaranya masuk ke dalam Kalender Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. (Sabtu, 19/10)
Eneng Nurcahyati selaku Kepala Dinas Pariwisata pun mengatakan di dalam Launching Kalender Even ini semoga bisa dijadikan momentum untuk memperkenalkan Banten yang memiliki berbagai banyak destinasi, baik dari segi Budaya, Alam, Main Made dan lainnya sehingga wisatawan bisa berkunjung ke Banten.
Launching kalender even Banten ini menyuguhkan beberapa penampilan pembukan tari tradisional selamat datang dari sanggar pamanah rasa, dilanjutkan dengan atraksi debus dari sanggar gagak karancang serta tampilan khas kota Cilegon yaitu Cilegon Ethnic Carnival.
Kegiatan ini juga di isi dengan berbagai pameran produk unggulan seperti nasi Khu-tank, nasi gonjleng, Kopi Banten Van Banten, Baso Malingping, aren kula, sirup belimbing wuluh, tenun Baduy, pakaian tradisional khas Kota Serang serta paket-paket wisata Banten.
“Kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi magnet wisatawan untuk dapat berkunjung ke beberapa daerah lain termasuk Banten. Sehingga pertumbuhan wisatawan di daerah setempat semakin bertambah dari tahun ke tahun.” jelas Ni Komang Ayu Astiti selaku Kabid Pemasaran Area DKI & Banten
Even Banten Tourism Week salah satu trobosan baru untuk Banten agar lebih dikenal wisatawan mancanegara sehingga akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banten. (Iyay)
]]>Setiba di kawasan festival, menpar disambut dengan tarian tarian colosal “Kuda Leumpang”.
Pembukaan Festival Pesona Tanjung Lesung 2019 secara resmi akan ditandai dengan menumbuk Lesung bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya, Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati.
Festival tahun ini berlangsung di kawasan KEK Tanjung Lesung. Dilokasi tersebut diagendakan kegiatan seperti Rhino X-Triathlon, Rhino Trip, Rhino Edutaiment, Rhino Camp, Rhino Bazaar, Forum Bisnis Pariwisata, gelar seni budaya, lomba Photo/Video, Musik/Hiburan, Instameet lomba kolecer dan layang peuteng dan kegiatan tersebut diadakan di Pasar Kolecer.
Dalam sambutanya, Menteri Arief Yahya mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai hal dalam mempercepat akses untuk menuju Tanjung Lesung.
“Untuk akses jalan, pembangunan jalan tol Serang – Panimbang semoga dapat cepat rampung di tahun 2022, agar perjalanan menuju tanjung lesung dapat ditempuh selama 2 jam. Sedangkan untuk jalur rel kereta api, reaktivasi jalur hingga Menes Pandeglang segera dilakukan,” kata Menpar.
Berikutnya untuk jalur udara, mempar mencanangkan untuknakses menujubtanjung lesung agar diadakan landasan udara untuk pesawat pribadi ataupun komersil.
“Sedangkan untuk jalur udara, Saya menunggu Ibu Bupati menyiapkan lahan dan Bapak Gubernur untuk menetapkan lokasi. Sedangkan sisanya serahkan kepada Saya” ujarnya.
Pemerintah telah menetapkan Tanjung Lesung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan Festival Tanjung Lesung masuk kedalam Calender of Event (CoE) pariwisata yang dimiliki Banten selain Seba Baduy dan Festival Cisadane. Menurutnya tidak sembarangan acara daerah bisa masuk menjadi acara nasional.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap Festival Tanjung Lesung dapat memberikan daya ungkit bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif pada masa recovery Pasc-Tsunami di Pandeglang, sehingga nantinya akan berdampak pada peningkatan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Event festival Tanjung Lesung ini dipadukan dengan Sport Tourism dan kearifan lokal untuk mendongkrak kunjungan wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Pandeglang, ” terangnya. (EM)
]]>Kunjungan Menpar Arief Yahya ke KMP Portlink Lintasan Merak, Banten – Bakaehuni Lampung (5/7), beserta rombongan kali ini dalam rangka Diskusi Pariwisata “ Ferry dan Industri Pariwisata Indonesia”. Kegiatan ini diikuti oleh kalangan milenial dari Provinsi Banten, dengan jumlah peserta 300 Millennials yang terdiri atas mahasiswa dan murid SMA.
Tema diskusi yang diusung adalah “Peran Ferry dalam Dunia Pariwisata Indonesia” , dengan bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan mode transportasi aman nyaman dan terjangkau.
Acara tersebut dihadiri oleh Yusuf Hadi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP Indonesia Ferry, Imelda Alini, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Capt Solikin, General Manager Pelabuhan Merak PT ASDP Indonesia Ferry, Eneng Nurcahyati, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Tri Murtopo, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Bambang Kadishub Provinsi Lampung, Muh. Noer Sardono, Staf khusus Menpar Bidang Komunikasi Kemenpar, Indra Ni Tua – Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Kemenpar, Reza Fahlevi – Asdep Pengembangan Destinasi Reg II Kemenpar dan pejabat Kemenpar lainnya.
Dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan dapat mengajak partisipasi kalangan Millennials untuk mempromosikan potensi wisata baik yang ada di Banten maupun di Indonesia.
Kaitannya ASDP dengan pariwisata sangat erat salah satunya dapat mengembangkan pariwisata, melalui moda transportasi dengan memanfaatkan potensi alam perairan.
Dengan itu bisa mendukung para wisatawan ke lokasi tujuan pariwisata, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Moda transportasi perairan yg sudah d kembangkan antaranya di wilayah Kepulauan Seribu, Danau Toba, Tanjung Kelayang, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai, ujar Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry Bapak Yusuf Hadi (5/7/19).
Indonesia masuk dalam peringkat pertama wisata halal dunia. Dan Banten sendiri sedang proses masuk wisata halal. Pariwisata akan menjadi devisa terbesar nasional. Tak hanya itu saja Indonesia masuk dalam peringkat ke 6 negara terindah di Dunia.
Dengan Pertumbuhan wisman ke Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan devisa dan menjadikan pariwisata penghasil devisa terbesar pada tahun 2019.
“Kenapa kita naik 22 persen karena kita go digital, di Jaman milenial ini 70 persen orang search dan share via digital, 51 persen of inbound travellers are milenial,”U Menpar Arief Yahya (5/7/19).
“Dunia sudah berubah sudah digital”, Lanjutnya.
(Yn)
]]>Fasilitas yang didapatkan disini salah satunya tempat pemancingan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Selain memancing, wisatawan bisa sambil menemani anak-anaknya bermain outbond dan wahana anak seperti Bebek Gowes, Istana Balon, Terapi Ikan, Melukis dan lainnya
Pengelola pun kerap menyediakan tempat resto untuk pengunjung. setelah mereka memancing ikan, pengunjung dapat langsung mencicipi hasil tangkapannya di tempat. Dilanjut, lubana juga bisa dipakai sebagai tempat wedding, ulangtahun, acara kantor dan lamaran pernikahan.
Dijelaskan oleh Lailin selaku Manajer Operasional Lubana Sengkol, “Lubana Sengkol ini bergerak sebagai wisata pemancingan dan resto, selain wisata pemancingan, kami juga menyediakan kegiatan outbond dan wahana untuk anak sekolah dan orang dewasa.”
“Kata pengunjung jika ada yang mendengar kata Lubana, mereka langsung berkata bahwa ini terkenal sebagai Tempat Mancing Ikan Monster nya dengan ukuran besar. Ini sebagai ikon dari Lubana sendiri yang sudah berdiri hingga 11 tahun lamanya.” tambahnya lagi
Harga Tiket masuk disini hanya membayar Rp. 10.000 saja dan langsung mendapatkan soft drink di harga yang sama. Dibuka pada pukul 09.00 – 18.00 di Weekdays dan 09.00- 20.00 di Weekend.
Selain itu, sudah ada beberapa artis nasional serta menteri-menteri sudah mampir kesini dan negara-negara selain Indonesia juga pernah datang kesini seperti Jepang, Australia dan Korea.
Jika pengunjung sambil menikmati suasana resto dan wisata pemancingan nya. Wisatawan pun wajib mencicipi makanan khas dari Lubana seperti Pindang Ikan Patin Nanas, Sambal Rampai, Gurame Bakar Pecak Seruit, Ayam Sambal Ijo dan Minumnya dengan Es Teler. Wah, ini sangat menggugah selera untuk pengunjung mencicipinya
Ditambah lagi, Lubana akan melakukan renovasi. Pihak pengelola akan memperbanyak saung untuk tempat resto dan juga menambah tempat untuk beberapa kegiatan seperti manasik haji untuk anak-anak. Di sisi menariknya, buat pengunjung yang berhasil menangkap ikan monster RedTalc Cat di Lubana akan mendapatkan hadiah pengundian di setiap bulannya jika sudah berlangganan menjadi member Lubana.
]]>Dinamai Acquaree Spa Journey, tempat wisata ini menyediakan spa untuk anak dengan konsep journey. Anak-anak akan diajak berkeliling memasuki ruangan demi ruangan layaknya mereka menjalani sebuah pertualangan.
“Acquaree Spa ini bisa dibilang spa journey pertama yang ada di Asia terutama Banten yang menawarkan konsep petualangan.” Ucap Lia selaku Kepala Marketing Acquaree Spa Journey
Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau dari mulai 200rb hingga 250rb dibuka pukul 09.00 sampai 20.00 wib. Perawatan spa ini hanya bisa ditujukan untuk anak-anak berusia lima hingga 12 tahun saja.
“Disini para orangtua tidak perlu khawatir karena anak-anak yang melakukan perawatan di tempat ini akan didampingi oleh pendamping yang sudah terlatih untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan anak.” tambahnya lagi
Selain itu, orang tua juga bisa sambil menjaga anaknya dengan melakukan beberapa treatment, Savana dan Jimp di Acqua Spa and Wellness. Acquaree ini salah satu bagian dari acqua, karena acqua ini salah satu tempat yang memiliki venue yang instagramable banget.
Negara-negara yang sering datang kesini pun ada yang berasal dari eropa, cina dan Jepang. Jika diketahui Perawatan acquaree ini dimulai dengan Circuit Entrance sebagai langkah awal untuk memulai pertualangan spa, dilanjutkan dengan Rinsing Shower untuk membilas badan dan melembapkan kulit, lalu ditemani dengan Sauna Room untuk bisa membuka pori-pori kulit, setelah itu ditambah dengan Semprotan yang berada di Mist Corridor yg bisa memberi sensasi menyegarkan.
Dilanjutkan pula dengan bermain Lumpur volcano yang didalamnya mengandung mineral bermanfaat untuk kulit, lalu ada tentakel yang mengeluarkan angin bernama Hammam, dan juga ada Rain Forest sebagai tempat bermain hujan berisi air, setelah itu disambung dengan Water Playground berisi berbagai wahana permainan air.
Selain melakukan perawatan untuk kesehatan anak, mereka juga pasti akan senang diajak untuk melakukan “pertualangan”. Darisitu anak-anak akan merasa puas dan saat keluar dari permainan mereka merasa bahagia.
]]>Acara dilakukan dengan mempertemukan komunitas dan influencer dalam satu langkah memajukan pariwisata Banten. Instameet merupakan salah satu caranya.
Saat melakukan sharing sessions, komunitas @dolanan_adventure mengatakan bahwa pariwisata Banten itu harus semakin maju tetapi tetap harus memperhatikan sampah, jangan sampai kita sebagai peranan pelaku pariwisata melupakan etika membuang sampah pada tempatnya.
Dilanjutkan sharing bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang dan Sekpri Kota Tangerang dan Pihak Pengelola hotel Green Garden Resort Anyer.
Dr. Asmani R mengatakan, Ikon Bisnis Core itu terletak di pariwisatanya jadi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan perlu terobosan-terobosan dalam meningkatkan kunjungan seperti bandara, kereta, pelabuhan dan lainnya.
“Kemenpar pun sudah memfokuskan 10 Destinasi terpopuler dunia yaitu Tanjung Lesung. Untuk Genpi se-Banten sendiri diharapkan bisa membantu pula untuk mengexplore wisata yang ada di Kabupaten Pandeglang dan semoga di hari lahir ke 2 ini Genpi makin eksis untuk membantu promosikan pariwisata Banten,” tambahnya lagi
Kemudian acara ditutup dengan pemotongan kue ulangtahun dan foto bersama di tepi pantai sambil melihat sunrise.
]]>Geopark merupakan kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi yang unik dan khas di mana masyarakat setempat diajak berperan serta melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya. Istilah Geopark merupakan singkatan dari “Geological Park” jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai taman geologi atau taman bumi.
Kegiatan Forum Group Discussion ini bertujuan untuk membahas bersama mengenai perancangan Ujung Kulon dijadikan Geopark Nasional bersama pelaku wisata dan pelaku budaya yang ada di daerah cakupan perencanaan Geopark Ujung Kulon.
Kawasan Geopark Ujung Kulon yang digagas oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang meliputi 3 Zonasi Cultural Diversity Geopark Ujung Kulon, yaitu Zona Inti di 8 wilayah kecamatan (Kecamatan Sumur, Cimanggu, Panimbang, Cigeulis, Sukaresmi, Pagelaran, Labuan, dan Carita), Zona Penyangga yaitu Pandeglang (Kecamatan diluar zona inti) dan Zona Pengembang (Provinsi Banten : Kabupaten Lebak, Kabupateng Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan) termasuk didalamnya adalah kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.
“Jika dilihat dari sejarah jika ini direalisasikan ujung kulon menjadi geopark, aspek – aspeknya pun mendukung mulai dari benda-benda peninggalan di masa kesultanan Banten yg tersebar di daerah pandeglang serta benda-benda sejarah peninggalan belanda ditambah flora dan faunanya serta faktor pendukung budaya masyarakat setempat yang bisa menjadi faktor yang kuat untuk menjadikan Ujung kulon sebagai Geopark” Mufti Ali Ph.D Bantenology
Selain kriteria keanekaragaman hayati, TN. Ujung Kulon masuk sebagai wilayah pengembangan Geopark Ujung Kulon karena memiliki keunikan geologis. Pulau Panaitan, yang masuk dalam kawasan TN. Ujung Kulon, sekitar 20 juta tahun yang lalu merupakan gunung api purba. Saat ini di Pulau Panaitan tepatnya di puncak Gunung Raksa juga terdapat peninggalan arkeologi berupa patung Ganesha. Di Cibunar terdapat sandstone, batuan yang terbentuk dari pasir pantai yang mengeras, yang merupakan fenomena geologi yang langka. Serta keberadaan bukti-bukti sejarah letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 di Tanjung Layar .
“Kekayaan Budaya yang dilihat sebagai cara yang ada dalam kebudayaan kelompok atau masyarakat untuk mengungkapkan ekspresinya (Ekspresi Budaya), termasuk di dalam ada variasi dalam penciptaan artistik, produksi, diseminasi, distribusi dan penghayatannya, apapun makna dan teknologi yang digunakannya. Substansi keragaman budaya antara lain mencakup makna simbolik, dimensi artistik, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya” ucapnya Prof. Reiza Dienaputra selaku Masterplan Culture diversity Geopark UK
]]>