Serang (9/2/18) Banten adalah provinsi yang berada di Tatar Pasundan, serta memiliki letak wilayah paling barat di pulau Jawa, Indonesia. Wilayah laut Banten merupakan salah satu jalur laut yang memiliki potensional. Selat Sunda merupakan salah satu jalur lalu lintas laut yang strategis karena dapat dilalui kapal besar yang menghubungkan Australia dan Selandia Baru dengan kawasan Asia Tenggara misalnya Thailand, Malaysia, dan Singapura. Disamping itu Banten merupakan salah satu jalur penghubung antara Jawa dan Sumatera. Banten sendiri terkenal dengan pariwisata nya yang asri nan indah serta hamparan laut dan alam yang hijau masih sangat bisa ditemukan di Banten.

Meskipun pariwisata itu sendiri merupakan sektor yang penting dalam meningkatkan pendapatan Negara, akan tetapi pariwisata sangat sensitif dan rentan terhadap perubahan-perubahan maupun kejadian-kejadian yang ada di sekelilingnya.

Pada tanggal 22 Desember 2018 lalu, kawasan pariwisata di Selat Sunda dilanda bencana Tsunami yang diakibatkan oleh letusan Gunung Anak Krakatau.

Dampaknya selain merusak Infrastruktur pariwisata, kejadian ini berdampak juga pada sikap serta perilaku masyarakat (baik masyarakat umum maupun yang ada di kawasan pantai selaku pelaku usaha pariwisata) dan mungkin sampai saat ini traumatisnya masih belum benar-benar pulih.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya pemulihan pasca bencana untuk memperbaiki kondisi saat ini, agar dapat menanamkan rasa percaya diri dan rasa aman kepada wisatawan.

Banten saat ini sudah mulai berbenah untuk menyambut wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Hal ini di dukung oleh data PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) yang menyatakan bahwa intesitas letusan gunung anak Krakatau telah menurun.

Upaya pemulihan pasca bencana Tsunami dilakukan dalam kegiatan Gerakan Sadar Wisata #SelatSundaAman, dimana acara yang berlangsung selama 2 hari yaitu 11 – 12 Februari 2019. Pada hari pertama acara, Menteri Kementeriaan Pariwisata Indonesia Arief Yahya dijadwalkan akan membuka acara #SelatSundaAman.

Kegiatan Gerakan Sadar Wisata ini bertujuan untuk menanamkan rasa percaya diri dan rasa aman, baik masyarakat, pelaku usaha pariwisata maupun wisatawan bahwa Selat Sunda aman serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke pantai yang ada di Banten

Adapun kegiatan tersebut diantaranya Jambore Pelaku Pariwisata Provinsi Banten, Festival Kuliner, Lomba Memancing Tradisional, dan Lomba hias perahu. Dimana semua memiliki tujuan agar tumbuh kembali rasa kepercayaan dan bisa menghilangkan traumatis yang dialami oleh masyarakat. (OMNAAFR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here